Mengatasi Problem Umum: Excavator Mini Tidak Mau Berputar
Masalah excavator mini yang tidak mau berputar (swing tidak berfungsi) adalah masalah yang sering terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor
ALAT BERAT BEKASIREPARASI ALAT BERATJASA KONSTRUKSI FONDASI BANGUNANJUAL ALAT BERAT BEKASIRENOVASI&REKONSTRUKSISEWA ALAT BERAT BEKASI
JCP Admin
11/19/20253 min read
Mengatasi Problem Umum: Excavator Mini Tidak Mau Berputar
Masalah excavator mini yang tidak mau berputar (swing tidak berfungsi) adalah masalah yang sering terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah analisis menyeluruh untuk mendiagnosa dan memperbaiki masalah ini.
A. Diagnosa Awal dan Identifikasi Gejala
Sebelum mulai memperbaiki, lakukan observasi untuk mengidentifikasi gejala secara spesifik:
Sama Sekali Tidak Ada Gerakan: Swing tidak bereaksi sama sekali ketika tuas digerakkan.
Bergerak Lambat dan Lemah: Swing bisa berputar tetapi sangat pelan dan tidak bertenaga.
Tidak Konsisten: Swing kadang berputar normal, kadang macet atau tersendat.
Bunyi Tidak Normal: Adanya suara dengung, bunyi "knocking", atau suara gesekan logam yang keras dari area swing motor atau gearbox.
B. Penyebab dan Langkah-Langkah Pemecahan Masalah
Berikut adalah urutan pemeriksaan dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.
1. Sistem Kelistrikan dan Kontrol
Penyebab ini sering kali paling mudah dan murah untuk diperbaiki.
Sekring atau Relay Rusak: Sekring yang putus atau relay yang mati dapat memutuskan daya ke solenoid valve yang mengontrol swing.
Cara Periksa: Buku manual untuk menemukan lokasi sekring dan relay sistem swing. Gunakan multimeter untuk mengecek kontinuitas. Ganti jika ditemukan kerusakan.
Kabel atau Konektor Longgar/Korosif: Getaran excavator dapat menyebabkan konektor longgar, dan kelembaban dapat menyebabkan korosi.
Cara Periksa: Periksa seluruh konektor dari panel kontrol ke swing motor. Pastikan semua terhubung dengan baik dan bebas dari karat.
Sensor Swing Lock Teraktivasi: Banyak excavator mini memiliki fitur pengunci swing (safety lock) untuk keselamatan.
Cara Periksa: Pastikan tuas atau tombol swing lock tidak dalam posisi "ON" atau terkunci. Periksa juga kondisi sensor dan kabelnya.
Solenoid Valve Gagal: Solenoid ini berfungsi sebagai "keran listrik" yang mengarahkan aliran oli hidrolik ke swing motor. Jika rusak, tidak ada sinyal yang sampai ke sistem hidrolik.
Cara Periksa: Dengarkan bunyi "klik" yang jelas pada solenoid ketika tuas swing digerakkan. Jika tidak ada bunyi, kemungkinan solenoid rusak. Gunakan multimeter untuk mengecek ada tidaknya tegangan yang masuk ke solenoid.
2. Sistem Hidrolik
Masalah pada sistem hidrolik adalah penyebab paling umum dari performa swing yang lemah atau tidak ada sama sekali.
Level Oli Hidrolik Rendah: Oli adalah media tenaga pada excavator. Level yang rendah dapat menyebabkan sistem tidak dapat membangun tekanan yang cukup, termasuk untuk swing.
Cara Periksa: Periksa level oli melalui sight glass atau dipstick. Isi ulang dengan oli hidrolik yang sesuai spesifikasi jika rendah. Periksa juga apakah ada kebocoran.
Kualitas Oli Hidrolik Buruk: Oli yang terkontaminasi air, kotoran, atau sudah terlalu lama digunakan (teroksidasi) dapat merusak komponen hidrolik.
Cara Periksa: Periksa warna dan kekentalan oli. Oli yang baik berwarna kuning jernih atau merah. Jika berwarna coklat keruh atau hitam, segera ganti oli dan filter.
Filter Oli Tersumbat: Filter yang tersumbat akan membatasi aliran oli ke swing motor, menyebabkan gerakan yang lambat atau tidak ada.
Cara Periksa: Ganti filter oli hidrolik secara berkala atau jika indikator tekanan filter menyala.
Pressure Relief Valve Rusak atau Salah Setting: Valve ini berfungsi membatasi tekanan maksimal di sistem swing. Jika rusak atau settingannya salah, tekanan bisa terlalu rendah.
Cara Periksa: Membutuhkan alat flow meter dan pressure gauge. Biasanya memerlukan bantuan teknisi hidrolik bersertifikat untuk pengujian dan penyetelan ulang.
Swing Motor Hidrolik Rusak: Ini adalah komponen inti yang mengubah tekanan oli menjadi gerakan berputar.
Tanda-Tanda Kerusakan:
Kehilangan Tenaga Internal: Oli bocor secara internal dari sisi tekanan tinggi ke sisi rendah, menyebabkan motor tidak bertenaga.
Bearing atau Seal Rusak: Ditandai dengan kebocoran oli atau suara berisik dari motor.
Cara Periksa: Teknisi biasanya akan mengukur tekanan inlet dan outlet swing motor. Perbedaan tekanan yang tidak normal mengindikasikan kerusakan internal. Perbaikan atau penggantian motor sering kali diperlukan.
3. Komponen Mekanikal
Penyebab ini biasanya disertai dengan suara berisik yang tidak wajar.
Swing Bearing Rusak: Bearing besar yang menjadi tumpuan rumah atas untuk berputar. Jika rusak, dapat mengunci seluruh sistem.
Cara Periksa: Coba putar rumah atas secara manual (jika memungkinkan). Jika terasa berat, tidak rata, atau ada bunyi "grinding", bearing mungkin rusak. Pemeriksaan visual setelah dibongkar adalah cara terbaik.
Gearbox atau Gigi Rasio Rusak: Gearbox yang menghubungkan swing motor ke swing bearing bisa mengalami gigi patah atau keausan parah.
Cara Periksa: Pemeriksaan visual dengan membongkar komponen. Seringkali ditemukan serpihan logam di sekitar area gearbox jika terjadi kerusakan.
C. Urutan Langkah Troubleshooting yang Sistematis
Lakukan Pemeriksaan Visual Sederhana: Cek level dan kondisi oli hidrolik, periksa ada tidaknya kebocoran, dan pastikan swing lock tidak aktif.
Uji Sistem Kelistrikan: Periksa sekring, relay, dan dengarkan bunyi solenoid. Pastikan daya listrik sampai ke komponen kontrol.
Ganti Filter Oli dan Oli Hidrolik: Jika oli sudah lama atau terlihat kotor, ini adalah langkah preventif dan kuratif yang cost-effective.
Uji Tekanan Hidrolik: Jika semua langkah di atas sudah dilakukan tetapi masalah tetap ada, langkah selanjutnya adalah mengukur tekanan kerja sistem swing menggunakan pressure gauge. Tekanan yang rendah mengarah pada masalah di relief valve, pump, atau motor hidrolik.
Bongkar dan Periksa Komponen Mekanikal: Jika tekanan hidrolik normal tetapi swing tetap tidak berputar, kemungkinan besar masalah ada pada swing bearing, gearbox, atau mekanisme gigi lainnya. Langkah ini membutuhkan tenaga ahli dan waktu yang lebih lama.
Kesimpulan:
Masalah excavator mini yang tidak mau berputar harus didekati secara sistematis, dimulai dari penyebab yang paling sederhana dan murah. Sebagian besar masalah sering kali berkaitan dengan sistem kelistrikan dasar (sekring, relay) atau perawatan hidrolik (oli dan filter). Jika masalahnya lebih dalam seperti kerusakan pada motor hidrolik atau swing bearing, disarankan untuk menghubungi teknisi yang berpengalaman karena membutuhkan alat khusus dan keahlian khusus untuk memperbaikinya
CV. Jaya Cipta Persada
Solusi Terpercaya Rental, Jual-Beli Alat Berat di JABODETABEK dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, Siap Mendukung Setiap Proyek Anda.
Copyrights 2022 © CV. Jaya Cipta Persada
Proudly Managed by GCWSITE
admin@jayaciptapersada.com
0859-4746-4818
0813-8038-9006
Kontak Kami
CV. Jaya Cipta Persada, penyedia jasa rental dan jual-beli alat berat khususnya excavator di Bekasi. Melayani proyek skala kecil hingga besar dengan penawaran terbaik. Hubungi kami sekarang untuk solusi alat berat berkualitas!
